Kriteria ‘Ilman Nafi‘an (Ilmu yang Bermanfaat)

Kriteria Ilmu yang Bermanfaat

لَا شَكٍّ أَنَّ الْعِلْمَ النَّافِعَ هُوَ الْعِلْمُ الَّذِي يَنْفَعُ صَاحِبَهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَمِنْ عَلَامَاتِ ذَلِكَ: أَنْ يُزَهِّدَهُ فِي التَّعَلُّقِ بِأَحْبَالِ الدُّنْيَا، وَيُرَغِّبَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَيَحُثَّهُ عَلَى طَاعَةِ اللَّهِ تَعَالَى وَتَقْوَاهُ، وَيُبْعِدَ عَنْهُ أَنْوَاعَ الْهُمُومِ وَالْكَدَرِ .

"Tidak diragukan lagi bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang memberi manfaat bagi pemiliknya di dunia dan akhirat. Dan di antara tanda-tandanya adalah:

1. Membuatnya tidak terlalu bergantung pada ikatan dunia;

2. Menjadikannya lebih mencintai akhirat;

3. Mendorongnya untuk taat kepada Allah Ta'ala dan bertakwa kepada-Nya;

4. Menjauhkannya dari berbagai macam kegelisahan dan kesedihan." (Dr. Abdullah 'Atha Umar)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berhutang Allah Lunaskan, Menagih Hutang Allah Rahmati

Empat Tanda Memeroleh Kebaikan Dunia dan Akhirat

Hidayah, Ilmu, dan Hati

Harga Sahabat: Lebih Murah, Sesuai Penawaran atau Lebih Tinggi?

Catatan 1 Tahun Sang Generasi: Yuri Samaida Elkilmani