Postingan

Selama Ajal Masih Tersis, Rezeki Akan Datang - Jaminan 8 Pintu Rezeki

Gambar
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (ulama Islam abad ke-8 H) rahimahullah Ta’ala berkata: فَرِّغْ خَاطِرَكَ لِلْهَمِّ بِمَا أُمِرْتَ بِهِ وَلَا تَشْغَلْهُ بِمَا ضُمِنَ لَكَ فَإِنَّ الرِّزْقَ وَالْأَجَلَ قَرِيْنَانِ مَضْمُوْنَانِ فَمَا دَامَ الْأَجَلُ بَاقِيًا كَانَ الرِّزْقُ آتِيًا وَإِذَا سَدَّ عَلَيْكَ بِحِكْمَتِهِ طَرِيْقًا مِنْ طُرُقِهِ فَتَحَ لَكَ بِرَحْمَتِهِ طَرِيْقًا أَنْفَعَ لَكَ مِنْهُ “Fokuskan pikiranmu memikirkan apa yang telah diperintahkan kepadamu. Jangan terlalu sibuk dengan rezeki yang telah dijamin untukmu. Sesungguhnya rezeki dan kematian adalah dua hal bersamaan yang telah dijamin. Selama ajal masih tersisa, rezeki akan datang. Jika (Allah) dengan hikmah-Nya, menutup sebuah jalan rezeki, maka dengan rahmat-Nya Allah akan membuka untukmu jalan lain yang lebih bermanfaat darinya.”

Catat Utang atau Piutang Anda Untuk Menghindari Kesalahan Saat Pelunasan Nanti!

Gambar
Misalnya seseorang punya utang Rp 5.000.000, kemudian dibayar 5 tahun kemudian Rp 5.000.000. Pertanyaannya adalah LUNASKAH utang orang tersebut? Sebagai perbandingan: seseorang pinjam beras sebanyak 5 kg . Lima tahun kemudian dibayar dengan beras yang jenisnya sama sebanyak 5 kg . LUNASKAH utangnya?

Empat Konsep Rezeki

Gambar
Sudah dijelaskan di kajian yang lalu bahwa rezeki secara etimologi adalah sesuatu yang sedang atau telah dimanfaatkan. Demikian pendapat an-Naysaburi dalam tafsirnya. Sedangkan secara istilah, Imam al-Jurjani dalam at-Ta’rifat mengungkpakn bahwa rezeki adalah: اِسْمٌ لِمَا يَسُوْقُهُ اللهُ إِلَى الْحَيَوَانِ فَيَأْكُلُهُ فَيَكُوْنُ مُتَنَاوِلًا لِلْحَلَالِ وَالْحَرَامِ “Suatu nama untuk melambangkan apa-apa yang Allah berikan kepada hewan (makhluk), lalu ia (hewan) memakannya baik itu yang halal maupun yang haram”.

Pertolongan Allah Melalui Sabar dan Shalat

Gambar
وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ "Dan mintalah pertolongan ( kepada ) Allah dengan sabar dan sholat." (QS. Al-Baqarah [2]: 45). Pertama-tama, saat kita mendapatkan musibah (baca: kesulitan) mendekatlah terlebih dahulu kepada Allah yang sejatinya pemberi musibah tersebut. Lalu, wasilahi pendekatan ini dengan dua hal yang sejatinya Allah pula lah yang mengajarkannya kepada kita. Dua hal itu adalah SABAR & SHALAT.

Kantong Bocor - Beramal Saleh Tapi Pahalanya Hilang

Gambar
Dapat kiriman dari grup WhatsApp tentang "kantong bocor". Isinya menohok siapa saja yang tidak ikhlas dalam amal salehnya. Bahwa, banyak amal tapi pahalanya bocor. Akbirnya ia tidak memiliki pahala. Lenyap. Sirna. Berikut isi kiriman tersebut: KANTONG BOCOR Imam mesjidil haram almakki dalam khutbahnya mengatakan: إحذروا الكيس المثقوب  Hati-hati dengan kantong yg bocor " تتوضأ أحسن وضوء " لكــن. .. تسرف في الماء' كيس مثقْوب Engkau telah berwudhu dgn sebaik-baik wudhu akan tetapi engkau boros memakai air, (itu sama dengan) kantong bocor " تتصدق عَلى الفقراء بمبلغ ثم .. تذلهم وتضايقهم *كيس مثقْوب. Engkau bersedekah kepada fakir miskin kemudian, engkau menghina dan menyulitkan mereka, (itu seperti)  kantong bocor تقوم الليل وتصوم النهار وتطيع ربك" لكــن. .. قاطع الرحم كيس مثقْوب Engkau sholat malam hari, puasa di siang hari,  dan mentaati tuhanmu,  tapi engkau memutuskan (tali) silaturrahmi, (jelas itu adalah)  kantong boc...

Tingkatan Orang Yang Shaum Menurut Imam Al Ghazali

Gambar
Imam Abu Hamid Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin Menguraikan dengan gamblang dan jelas tentang tingkatan-tingkatan dalam berpuasa yang bersifat batiniyah yang mengantarkan manusia pada tingkatan yang paling tinggi dan sempurna. Berkatalah Beliau dalam Fatwanya : اعْلَمْ أَنَّ الصَّوْمَ ثَلَاثُ دَرَجَاتٍ: صَوْمُ الْعُمُومِ، وَصَوْمُ الْخُصُوصِ، وَصَوْمُ خُصُوصِ الْخُصُوصِ. "Ketahuilah sesungguhnya (shaum) puasa itu ada tiga tahap (tingkatan) 1. Shoumul Umum-Puasa Umum 2. Shoumul Khusus-Puasa Khusus 3. Shoumul Khususul Khusus-Puasa istimewa sangat Khusus Pengertian dari ketiga tingkatan tersebut Insya Allah dibawah ini kami uraikan A. Puasa Umum َمَّا صَوْمُ الْعُمُومِ: فَهُوَ كَفُّ الْبَطْنِ وَالْفَرْجِ عَنْ قَضَاءِ الشَّهْوَةِ Beliau (Imam Ghazzali) mengatakan yang dimaksud puasa umum adalah : Puasa menahan Lapar,dan kemaluan dalam menunaikan syahwat yang dimaksud beliau puasa umum atau puasanya orang-orang awam itu sekedar mengerjakan puasa yang men...

Ramadhan Jangan Gagal Paham - Oleh Ust Amin Muchtar

Gambar
By. Ust. Amin Muchtar Sebagaimana telah kita maklumi bahwa kualitas ibadah Ramadhan kita sangat dipengaruhi oleh keilmuan terhadap petunjuk Allah dan Rasulullah saw. yang termaktub dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Tanpa keilmuan, tingkat akurasi pengamalan serta ruh penghayatan kita terhadap syarat dan ketentuan serta nilai ibadah itu terkadang menjadi “liar” dan “kering”. Sehubungan dengan itu, tidak sedikit di antara orang Islam yang menyikapi Ramadhan sebagai “ibadah musiman” atau aktifitas rutin belaka. Di antara ilmu yang perlu disosialisasikan kepada umat adalah mengenai sumber-sumber hadis sebagai pedoman praktis beribadah di bulan Ramadhan. Sebab, tidak sedikit hadis, yang sering kali disampaikan oleh sebagian khatib dan ustadz, baik dalam acara pengajian, buku, media elektronik maupun internet, ternyata selain tidak dapat dipastikan bersumber dari Nabi saw., juga terkadang redaksi dan maksudnya telah menyimpang dari rujukan yang sebenarnya. Dalam situasi semacam ini, keber...