Postingan

Life is Never Flat, Hidup Tidak Selamanya Senang, Nyaman, dan Bahagia

Semua orang maunya hidup senang, sehat selalu, bahagia, dan hidup nyaman. Namun, pada kenyataannya harapan tersebut tidak terjadi. Ia harus siap meghadapi dinamika kehidupan yang secara fitrah sama sekali tidak diinginkannya. Maunya sehat, bersabarlah jika suatu hari ia harus sakit. Inginnya tenang, bersiaplah jika suatu saat Allah memberikan problem hidup yang dirasa cukup berat. Harapannya dapat rezeki yang melimpah, namun ia harus bersyukur ketika Allah membatasi rezekinya suatu hari nanti. Cita-citanya dapat pekerjaan yang reprsentatif, menghasilkan hasil yang maksimal; tapi jangan menyerah saat ia harus menjadi pengangguran tidak punya pekerjaan tetap. Demikian seterusnya. Life is never flat , hidup tidak pernah datar. Silih berganti, berputar bak roda menggelinding.

Belajar Hidup kepada Nabi Zakaria (QS Maryam [19]: 1-9)

كهٰيٰعص (1)  Kaf - Ha f - Ya - `Ain - Shad. ذِكْرُ رَحْمَةِ رَبِّكَ عَبْدَهُ زَكَرِيَّا (2)  (Inilah) peringatan rahmat Tuhanmu kepada hambanya Zakariya

ِAmbisi Jabatan, Mau Apa?

Kepemimpinan itu Fitrah Islam agama syumuliyah (komprehensif): seluruh aspek kehidupan diatur oleh Islam. Tidak terlepas, masalah kepemimpinan merupakan bagian dari konten (isi) syariat Islam. Banyak hadits yang menjelaskan tentang kepemimpinan dari skala kecil sampai skala besar.

Ciri Muslim Produktif

Bagi seorang muslim, tidak boleh ada sela-sela hidup yang tanpa manfaat. Sekalipun ia sedang tidak memiliki kerjaan, waktu senggangnya sarat manfaat. Karena, ia berpikiran bahwa seorang muslim itu harus produktif. Ya, seorang musim mesti produktif. Produktif berarti menghasilkan sesuatu dari setiap yang dipikirkan, diucapkan, dikerjakan bahkan dari setiap yang didiamkan (tidak dilakukannya). Bukan seorang muslim jika ia tidak produktif.

Membudayakan Husnuzhan dan Tabayun

Si Bos dan Tukang Es Ada kisah menarik dalam buku Hikmah karya Ust. Ahmad Ahidin. Seorang Bos tiba-tiba melakukan sidak ke pabriknya untuk melihat kinerja pegawainya. Di pabrik ia menemukan seorang pria muda sehat dan segar yang tengah bersandar santai-santai, sementara di ruangan itu semua pegawai sibuk bekerja. Si bos segera mengh ampiri pria yang sedang berdiri santai itu dan bertanya:

Kunci Utama Masuk Surga

Tentunya, semua orang ingin masuk surga. Hal ini disebabkan oleh adanya keyakinan berdasarkan nash (teks) dalam al-Quran maupun hadits bahwa setelah dunia berakhir kita hanya akan hidup di salah satu dari dua tempat, surga atau neraka. Surga adalah tempat serba nikmat, penuh kebahagiaan, dan tempat kesenangan. Sedangkan neraka adalah tempat penyiksaan yang sangat dahsyat yang kekal nan abadi. Maka, pilihan terbaik dan paling tepat tentunya surga. Tinggal bagaimana kita mengupayakan keinginan tersebut terwujud kelak di yaumul akhir .

Cir-ciri Orang Bertakwa - Tafsir Q.S. al-Baqarah Ayat 3

اَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ “(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (Q.S. al-Baqarah [2]: 3) “Hudan lil muttaqin (petunjuk bagi orang-orang bertakwa)” demikian akhir firman Allah dalam ayat kedua. ayat kedua tersebut merupakan penegasan Allah bahwa al-Kitab (al-Quran) itu tidak ada keraguan di dalamnya. Otentisitasnya sudah dibuktikan oleh para ahli. Mulai dari ilmu fiska, kimia, biologi, sampai pada kesehatan. Kitab yang tidak ada keraguan ini ditandaskan sebagai pedoman atau petunjuk bagi orang-orang bertakwa.