Postingan

Menampilkan postingan dengan label DAKWAH

Saling Melengkapi "Puzzle" Perjuangan

Gambar
Saling melengkapi “puzzle” perjuangan adalah sebuah keniscayaan. Dengan begitu terciptalah gambar utuh tentang Islam, lebih khusus tentang Jamiyah. Ketika menemukan suatu kekurangan dan kelemahan pada orang lain, lengkapi oleh kita. Bukan mempertegas kekurangannya apalagi menjatuhkan dan mengintimidasi ( bullying ). Sadar atau ataupun tidak, kita sama-sama memiliki kekurangan dan kelemahan . Coba saja telusuri diri masing-masing. Jika kita menemukan kesalahan pada diri orang lain sebagai efek kekurangan yang dimilikinya, komunikasilah secara baik. Sampaikan dengan merawat dan meraut kata, agar orang yang salah tersebut selain mengakui juga memperbaiki kesalahannya sebagai bentuk terimakasih atas tawashau bil haq yang kita lakukan. Coba kalau kita memarahinya, menjatuhkannya atau mem- bully -nya, yang ada mungkin jadi antipati, bukan simpati. Kapasitas dan kelebihan yang Allah berikan kepada kita bukan untuk dibangga-banggakan , bukan untuk disombongkan. Allah berkehendak agar kita...

5 Alasan Kenapa Laki-laki Harus Shalat di Masjid

Gambar
  Seandainya adzan hanya dianggap tanda datangnya waktu shalat, mungkin suatu saat adzan tidak dibutuhkan lagi karena di smartphone sudah ada jadwal waktu shalat online. Dan, mungkin saja suatu saat masjid pun tidak dibutuhkan lagi, berhubung sudah terlampau banyak  umat Islam yang tidak shalat di masjid atau bahkan tidak shalat sama sekali. Hadits terkait adzan sebagai tanda datangnya waktu shalat adalah riwayat Tirmidzi dan Abu Daud sebagai berikut: عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ رَبِّهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: طَافَ بِي وَأَنَا نَائِمٌ رَجُلٌ فَقَالَ: تَقُولُ: اَللَّهُ أَكْبَرَ اَللَّهِ أَكْبَرُ فَذَكَرَ اَلْآذَانَ بِتَرْبِيع اَلتَّكْبِيرِ بِغَيْرِ تَرْجِيعٍ وَالْإِقَامَةَ فُرَادَى إِلَّا قَدْ قَامَتِ اَلصَّلَاةُ قَالَ: فَلَمَّا أَصْبَحْتُ أَتَيْتُ رَسُولَ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنَّهَا لَرُؤْيَا حَقٍّ Dari ‘Abdullah bin Zaid bin ‘Abdu Rabbihi radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Waktu saya tidur (saya bermimpi) ada seseorang menge...

Amal Sholeh Itu Harus Profesional Jangan Asal

Gambar
Video Singktnya Klik: AMAL PROFESIONAL Dalam al-Quran Allah SWT memvonis seluruh manusai rugi. إن الإنسان لفي خسر "Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian." Sebelumnya Allah bersumpah atas nama waktu, والعصر demi waktu. Apa kaitan antara kerugian dan sumpah Allah atas nama waktu? Salah faktornya adalah banyak yang tidak pandai mengoptimalkan waktu, banyak yang abai atas waktu yang berjalan dengan sangat cepat dan terbatas. Allah kecualikan 3 orang, yakni: 1. Orang-orang yang beriman 2. Orang-orang yang beramal sholeh 3. Orang-orang yang saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran Fokus pada poin 2: orang-orang yang beramal sholeh. Diksi yang Allah pilih adalah 'amila tidak fa'ala. Ini ada maksud lain sebagaimana yang dijelaskan dalam al-Mufradat Fi Gharibil Quran (Ar-Raghib al-Asfahany): العمل: كل فعل يكون من الحيوان بقصد "Amal adalah setiap perbuatan makhluk yang hidup dengan suatu tujuan." Jadi, amal itu jelas: ada tujuan di bal...

Puncak Tawadhu: Meletakkan Diri Di Bawah Orang Yang Lebih Rendah Dalam Kenikmatan

Gambar
Tawadhu adalah sikap merendahkan hati. Merendah karena ilmu yang dimilikinya semakin banyak dan luas. رأس التواضع أن تضع نفسك عند من هو دونك فى نعمة الله حتى تعلمَه أن ليس لك بدنياك عليه فضل "Puncak tawadhu adalah engkau meletakkan dirimu di bawah orang yang lebih rendah darimu dalam kenikmatan. Lalu, engkau memberitahunya bahwa engkau tidak lebih mulia darinya." (Abdullah bin Mubarak). مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ "Sedekah tidaklah mengurangi harta, Allah tidak akan menambah orang yang memaafkan kecuali kemuliaan dan tidaklah seseorang tawadhu kecuali Allah akan meninggaikannya." (HR. Muslim). #Tawadhu #PuncakTawadhu #MerendahkanHati #AbienaYuri #TajiruCenter #Dakwahquransunnah #PemberdayaanUMKM #SombongMencelakakan ******* ******* ******* tawadhu artinya,tawadhu adalah bagian dari,tawadhu' menurut bahasa artinya,tawadhu artinya adalah,tawadhu ...

7 Catatan Seminar Fikih Lingkungan - Menjaga Kelestarian Lingkungan adalah IBADAH

Gambar
  Menghadirkan Prof. Dr. M. Abdurrahman, MA (guru besar UNISBA, Ketua Majelis Penasehat PP Persatuan Islam); Bang Acong (Budayawan), Kang Rido (aktivis sosial) dan Bu Dewi (Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya); Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam Kota Tasikmalaya melalui Bidang Sosial menyelenggarakan Seminar Fikih Lingkungan. Acara ini digagas sebagai bentuk perhatian Pemuda Persis terhadap lingkungan yang data dan faktanya menunjukkan krisis bukan hanya di negara tercinta Indonesia, tetapi juga di belahan dunia lainnya. Event tersebut diselenggarakan di Aula Kantor PC Persis Cipedes Kota Tasikmalaya pada hari Ahad tanggal 21 Maret 2021. Dari seminar Fikih Lingkungan tersebut, sedikitnya saya mencatat 7 hal yang harus menjadi aksi yang bisa kita upayakan.   Pertama , menjaga kelestarian lingkungan salah satuya dengan menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan adalah satu diantara 60 cabang keimanan. Jadi, jika kita merasa sebagai orang yang beriman, mari menjaga kebers...

Akhlak Dzauq Pemuda: Menghormati Orang Tua Karena Umurnya

Gambar
  Ada tulisan menarik ust. Hamdan Abu Nabhan (Ketua Bidang II PP Pemuda Persis) - Dimuat di Majalah Risalah No. 12 Thn 58 Maret 2021, hlm. 50   .....   Kelima, bila memiliki akhlak dzauq, yang lebih muda akan begitu menghormati dan memuliakan yang lebih tua.   Secara realita sangat sering ditemukan dan terdengar berita terkait kader muda bahwa: "Ilmunya tinggi tapi sayang akhlaknya kurang baik, atau go-lilul adab."   Bila itu benar-benar terjadi, berarti musibah besar sedang menimpa kader pada saat ini. Walaupun sang kader tidak merasakan dan menyadarinya karena kemudaan usianya dan belum matang perasaannya. Ia mengira ilmu itu hanya yang berada pada kata-kata dan tulisan, bukan pada akhlak mulia nya dan ketawadhuannya.   Pada sebuah hadis disebutkan:   عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله : ما أكرم شاب شيخا لسنه إلا قيض الله له من يكرمه عند سِنه Dari Anas bin Malik ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah seorang pemud...

Dakwah Bukan Industri, Bukan Tempat Nyari Uang!

Gambar
  Teman saya, sesama muballigh, berkelakar ada dua jenis masjid: masjid “basah” dan masjid “kering”. Penyebutan ini hanya “heureuy”. Masjid “basah” dialamatkan masjid yang memberikan rotibah pengajian untuk muballigh yang dinilai angkanya besar. Sedangkan masjid “kering” sebaliknya, angkanya kecil bahkan tidak memberikan rotibah sedikitpun karena keterbatasan dana.   Meskipun heureuy , hal ini perlu menjadi perhatian yang cukup serius. Dakwah itu jangan dikaitkan dengan materi duniawi. Dakwah itu tugas mulia kita semua. Jangan sampai ada muballigh atau da’i yang bersemangat saat dijadwal di masjid “basah” dan kurang bahkan tidak bersemangat ketika dijadwal di masjid “kering”. Dakwah itu bukah industry. Dakwah itu bukan bisnis. Dakwah itu bukan mencari uang. Dakwah itu mencari ridha Allah SWT. Jadi, tidak pantas seorang muballigh atau da’i pilih-pilih tempat dakwah atau tabligh hanya gara-gara rotibah.   Berapapun nominal yang diberikan oleh DKM atau mujadwil, haru...

Jujur, Jujur, Jujur, Jujur! Biar Hidup Kita Gak Ancur!

Gambar
Masih ingat kan dongeng dalam pelajaran adabiyah tentang seorang anak penggembala yang berbohong? Saya sampaikan kembali secara singkat untuk "membumbui" tulisan ringan ini.   Suatu ketika saat seorang anak muda menggembala, ia berteriak minta tolong dengan sangat ketakutan karena ada serigala yang hendak memangsanya. Masyarakat kemudian berlari menghampiri hendak menyelamatkannya. Ternyata, tidak ada satupun serigala yang mau memangsa.   Setelah masyarakat pulang ke rumah masing-masing dengan hati kesal, tak lama si anak muda penggembala ini berteriak kembali untuk meminta tolong karena ada serigala yang ingin memangsanya. Masyarakat pun berlari kembali menghampiri hendak menyelamatkan. Ternyata, tidak ada satupun serigala yang katanya mau memangsa. Setelah masyarakat pulang ke rumah masing-masing dengan lebih kesal, beberapa lama kemudian si anak penggembala berteriak lebih keras meminta tolong karena ada serigala yang hendak memangsanya.   Namun, kali ini...

Berjuang Ikhlas Sesuai Kapasitas

Gambar
  Kita sadar, tidak ada manusia yang sempurna kan? Kalau kita ingin mencari teman yang sempurna, ya tidak akan pernah ketemu. Kalau kita ingin menemukan guru yang sempurna, juga tidak akan pernah ketemu. Kalau kita ingin mendapatkan pasangan hidup yang sempurna, ya sama tidak akan pernah didapat. Karena mereka semua adalah manusia, selalu ada kekurangan dan kelemahan.   Nah, dalam amanah perjuangan ambil kavling sesuai kekuatan, kelebihan atau kapasitas kita. Profesional. Karena itu, radar oleh kita sendiri apa kekuatan dan kelebihan kita, kemudian jadikan jalan untuk berjuang. Untuk mendapatkan nilai perjuangan yang maksimal, kelebihan atau kekuatan yang kita miliki terus diasah dan di-upgrade. Syukur-syukur, kita menjadi expert atau minimal punya self branding. Kita tidak usah “ngarawu ku siku”. Percayalah, kita tidak akan sanggup. Sebagai manusia kita memiliki serba keterbatasan. Cukup satu kekuatan kita mengabil puzzle perjuangan. Biar puzzle kosong yang lain, diis...

Dakwah Dengan Teladan Lebih Indah dan Menawan

Gambar
  Dakwah itu kewajiban bersama, bukan tugasnya muballigh, ustadz atau ulama. Semua orang harus berdakwah dengan kapasitas yang dimiliki masing-masing. Namun, khusus yang bertugas dakwah dengan mimbar atau lisan, ada kewajiban lain yang tidak kalah pentingnya dan ini bisa saja menjadi penentu keberhasilan dakwah. Apa itu? Uswah yang baik. Ya, uswah atau teladan yang baik adalah salah satu kewajiban inti dari seorang muballigh atau da'i atau ia yang memilih jalan dakwah bil mimbar. Apa yang harus diuswahkan? Ya, apa yang ia dakwahkan: secara umum yakni perintah Allah dan larangan-Nya. Maka, sekemampuan diri sang muballigh atau da'i harus sanggup menjadi teladan yang baik dalam hal melaksanakan perintah Allah SWT. Perintah Allah yang mana? Dalam kaidah perintah Allah itu ada dua bagian: perintah yang sifatnya tegas dan tidam ada toleransi, sehingga yang tidak menjalankannya tanpa udzur syar'i dihukumi berdosa. Istilah hukumnya kita sebut dengan wajib. Kedua, perintah A...

Ucapan Yang Baik Lebih Baik Daripada Sedekah Dengan Menyakiti

Gambar
  Salah satu ajaran Islam yang butuh mental yang kuat adalah infak atau sedekah. Berbeda dengan zakat, karena ia hukumnya wajib, orang yang kena wajib zakat akan berzakat sebagaimana ia membayar pajak sebagai wajib pajak.   Secara humanity , sedekah itu baik. Sangat baik! Namun, ada yang lebih baik, yaitu ucapan yang baik (ma'ruf). Ini lebih baik daripada sedekah yang disertai menyakiti. Artinya, kalau mau sedekah tidak usahlah mengikutsertakan ucapan yang membuat si penerima atau fasilitator tersakiti. Jangan terpaksa bersedekah. Sayang, sedekah kita takut hangus. Dalam pengertian lain, ikhlaskan hati kita ketika berinfak atau bersedekah.   Allah SWT berfirman: قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى ۗ وَاللهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (QS. al-Baqarah [2]: 263) . ...

Jamiyyah Itu Tidak Penting! Jika Sanggup Hidup Sendiri

Gambar
  Teringat dengan ungkapan yang disampaikan oleh al-Ustadz Shidiq Amien ( Allahu yarhamhu ), Ketua Umum PP Persis 1997-2010, saat menyampaikan Stadium General di GSG Amienulloh PPI 67 Benda Kota Tasikmalaya tentang analogi berjamiyyah. Beliau menyampaikan dalam bahasa Arab: الْعُصْفُوْرُ تَقَعُ عَلَى عَسْكَارِهَا “ Burung pipit itu bergaul bersama dengan askarnya (temannya).”   Secara fakta, kebanyakan hewan memang bergaul dengan hewan sejenis dan mereka hidup bermasyarakat, “berjamiyyah”. Jika ada satu hewan bergaul dengan hewan lain yang berbeda, disinyalir diantara keduanya ada kepentingan: mengambil keuntungan atau kompetisi rimba. Semacam ada kepentingan pragmatis. Misalnya, burung jalak suka bergaul dengan kerbau. Dekatnya dia dengan kerbau karena ada kepentingan pragmatis yaitu sedang mencari makan karena memang kutu kerbau adalah kepentingan untuk isi perutnya.   Misalnya pula semut dan kutu buah. Kutu buah atau kutu daun adalah hewan yang merugikan ba...

Tidak Boleh Iri Kecuali Pada Dua Orang - Diari Ilmu #20

Gambar
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا “Tidak boleh iri kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (agama), ia mengamalkan dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Semua iri dilarang kecuali pada dua orang. Berdasarkan hadits tersebut yakni iri kepada orang yang banyak harta kemudian dia berinfak dengan hartanya dan iri kepada orang yang paham ilmu agama kemudian dia mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain. Allahul musta’an, wallahu a’lam Ahad, 24 Ramadhan 1441 H / 17 Mei 2020 M Abiena Yuri (FB) Abiena Yuri (IG)       Video Kajiannya bisa dilihat di sini:  AbienaYuri