Postingan

Menampilkan postingan dengan label PEMIKIRAN

Spirit Fastabiqul Khairat: "Aku Menang, Kamu Menang, Kita Menang"

Gambar
  Dalam al-Quran kita akan mendapati sebuah ayat yang menyuruh untuk berkompetisi dalam kebaikan. Tentunya, akan ada diferensiasi kompetisi dalam kebaikan yang dimaksud dalam al-Quran tersebut.   Biasanya, dalam sebuah kompetisi ada yang menang ada yang kalah. Tidak mungkin ada pemang atau jura lebih dari satu. Juara itu hanya ada satu. MotoGp, Liga Champions, Liga 1 Indonesia, MTQ, Haifdz Indonesia, dan kommpetisi lainnya, selalu melahirkan satu pememang atau juara. Dalam perpsektif lain, mental kompetisi itu “Aku menang, kamu dan dia kalah.”   Berbeda dengan kompetisi dalam kebaikan yang dimaksud al-Quran. Kompetisi di sini spiritnya bukan “Aku menang, kamu dan dia kalah.” Spirit fastabiqul khairat sebagaimana yang Allah perintahkan adalah “Kita menang” atau istilah lainnya kolaborasi.   Jika kita merasa maju, sekali lagi merasa maju ya, maka ajaklah yang lain untuk juga maju. Jangan biarkan dia tetap dalam “kekalahan”. Sebaliknya, jika orang itu yang...

Berjuang Ikhlas Sesuai Kapasitas

Gambar
  Kita sadar, tidak ada manusia yang sempurna kan? Kalau kita ingin mencari teman yang sempurna, ya tidak akan pernah ketemu. Kalau kita ingin menemukan guru yang sempurna, juga tidak akan pernah ketemu. Kalau kita ingin mendapatkan pasangan hidup yang sempurna, ya sama tidak akan pernah didapat. Karena mereka semua adalah manusia, selalu ada kekurangan dan kelemahan.   Nah, dalam amanah perjuangan ambil kavling sesuai kekuatan, kelebihan atau kapasitas kita. Profesional. Karena itu, radar oleh kita sendiri apa kekuatan dan kelebihan kita, kemudian jadikan jalan untuk berjuang. Untuk mendapatkan nilai perjuangan yang maksimal, kelebihan atau kekuatan yang kita miliki terus diasah dan di-upgrade. Syukur-syukur, kita menjadi expert atau minimal punya self branding. Kita tidak usah “ngarawu ku siku”. Percayalah, kita tidak akan sanggup. Sebagai manusia kita memiliki serba keterbatasan. Cukup satu kekuatan kita mengabil puzzle perjuangan. Biar puzzle kosong yang lain, diis...

Jamiyyah Itu Tidak Penting! Jika Sanggup Hidup Sendiri

Gambar
  Teringat dengan ungkapan yang disampaikan oleh al-Ustadz Shidiq Amien ( Allahu yarhamhu ), Ketua Umum PP Persis 1997-2010, saat menyampaikan Stadium General di GSG Amienulloh PPI 67 Benda Kota Tasikmalaya tentang analogi berjamiyyah. Beliau menyampaikan dalam bahasa Arab: الْعُصْفُوْرُ تَقَعُ عَلَى عَسْكَارِهَا “ Burung pipit itu bergaul bersama dengan askarnya (temannya).”   Secara fakta, kebanyakan hewan memang bergaul dengan hewan sejenis dan mereka hidup bermasyarakat, “berjamiyyah”. Jika ada satu hewan bergaul dengan hewan lain yang berbeda, disinyalir diantara keduanya ada kepentingan: mengambil keuntungan atau kompetisi rimba. Semacam ada kepentingan pragmatis. Misalnya, burung jalak suka bergaul dengan kerbau. Dekatnya dia dengan kerbau karena ada kepentingan pragmatis yaitu sedang mencari makan karena memang kutu kerbau adalah kepentingan untuk isi perutnya.   Misalnya pula semut dan kutu buah. Kutu buah atau kutu daun adalah hewan yang merugikan ba...

Alhamdulillah, Resolusiku Terwujud Lagi!

Gambar
Saya merasa waktu melaju begitu cepat. Dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan dan dari tahun ke tahun; tak terasa berlalu teramat cepat tiba-tiba kita sudah berada di hari ini, hari yang dulu kita rancang, kita cita-citakan. Tiba-tiba di pagi ini, istri saya menyodorkan secarik kertas. Bukan invoice, bukan curhatan, bukan catatan belanja gamis dan make up, hehe… Ternyata isinya flashback perjalanan resolusi semenjak 2013, tahun kami merintis usaha dari minus. Bukan dari nol. Masyaallah, ada keharuan. Ternyata selama enam tahun ada banyak warna perjalanan. Salah satunya yang direview istri saya. Ada banyak resolusi yang tepat seiring waktu yang cepat. Meski ada beberapa yang belum tercapai tetapi prosentasenya sedikit dibanding yang tercapai. Maksud kami bukan apa-apa. Kami hanya ingin menegaskan dan meyakinkan kembali pada diri kami sendiri bahwa apa yang terjadi hari ini tentunya qudrah Allah melalui proses pemikiran (dream,...

Tetap Optimis, Kebangkitan Itu Pasti Terjadi!

Gambar
Salah satu pilar pembangun dan pembangkit ekonomi umat adalah ukhuwah iqtishadiyah . Selama ukhuwah tetap terjaga dan optimisme terpelihara, tidak ada yang mustahil. Mulai dari hal kecil, mulai dari sektor riil (real sector). Bergerak itu karena masih ada asa, masih ada harapan, masih optimis menyongsong masa depan. Lihat emak-emak (makna asli emak, sudah sepuh) jualan suuk (kacang tanah), ubi, talas, kukus pisang; saya jadi terharu dan lebih optimis bahwa harapan itu masih ada. Saya yakin! Jika harapan dan optimisme sudah hilang, karena peluang sepertinya tidak ada, kemudian berubah menjadi mental block, saya kira tidak akan ada pergerakan (harakah). Ketika tidak ada pergerakan, ya tidak akan ada langkah. Ketika tidak melangkah, ya tidak akan sampai pada garis finish. Maka, rumusannya sederhana, seberat apapun tantangan di depan mata, sekuat apapun benteng penghalang perjuangan membangun dan membangkitkan ekonomi umat, asalkan keyakinan tetap terjaga, harapan dan optimi...

Ilmu Penyebab Sombong (?)

Gambar
Hati-hati Qalilul Adab Salah satu hal yang lagi viral di dunia maya saat ini adalah penusukan oleh seseorang tak dikenal terhadap Pak Wiranto dan dialog di salah satu televisi antara seorang politisi muda dan profesor senior yang kabarnya si politisi sekaligus anggota DPR RI ini membentak seorang profesor sepuh tanpa adab. Yang menarik untuk saya respon bukan hal pertama. Antara fakta atau fiktif, keduanya diperdebatkan terutaa oleh netizen. Dan, belakangan banyak yang membongkar video saat penusukan hingga pada proses kurasi terhadap Pak Menteri. Apakah akting atau memang benar terjadi hingga pengamanan ring satu berhasil dijebol oleh si penusuk, saya tidak mau berkomentar akan hal itu. Kita serahkan pada pihak berwajib dan tentunya kita punya Allah. Biar Allah yang menampilkan faktanya seperti apa. Saya hanya tertarik dengan hal yang fakta saja yakni terkait pembentakan si politisi muda terhadap salah satu profesor sepuh di salah satu statsiun televisi. Entah Anda ...

Jabatan itu Amanah, Jangan Gegabah! - Rahmi Fauzi Rahim

Gambar
Sudah menjadi fitrah ketika ada perkumpulan akan ada salah satu yang dituakan atau disepuhkan. Dalam arti lain akan diangkat salah satu menjadi ketua secara langsung maupun tidak. Lihat kawanan semut, di antara meraka ada Sang Ratu Semut. Lihat juga segerombolan harimau, di antara mereka ada Sang Raja. Begitu pula dengan lebah, satu di antara mereka ada komandan yang memipin kehidupan. Jika binatang saja mengangkat pemimpin demi keteraturan dan kesejahteraan hidupnya, maka manusia tentu akan lebih cerdas dalam hal ini. Dan memang, secara fitrah individu manusia merupakan makhluk organisasi. Setiap bagian tubuh manusia saling bekerjasama dengan diketuai oleh otak. Gerak badan, ucapan, rasa, respon, perasaan di hati, semua terjadi atas peritah otak. Ketika otak berpikir A, maka mulut berucap A, dan tindakan pun A pula. Sehingga, hasilnya bisa A secara sempurna. Maka, logis jika Allah menyimpan otak ada di bagian kepala dengan perlindungan tulang batok yang cukup kuat. Kare...

Tiga Paket Masalah, Tiga Problem Solver

Gambar
Masalah itu selalu ada dalam kehidupan. Fitrah tak bisa dihindari. Ada orang yang punya masalah dengan kesehatan tubuhnya. Ada pula yang punya masalah keuangan, masalah dengan istri/suami, masalah dengan tetangga, masalah di bisnis atau pekerjaannya, hingga masalah dalam lingkup organisasi bahkan bangsa dan negara. Mau tidak mau, masalah itu harus disikapi bukan malah lari dan tidak mencari solusi. Merasa sangat berat itu karena memang kita merasa sendiri menyepi dan mungkin karena terlalu fokus pada masalah. sehingga, karena terlalu fokus pada masalah yang menghimpit, akhirnya solusipun tidak (sempat) terpikirkan. Padahal, Allah SWT menimpakan masalah selalu satu paket dengan solusinya. Yakinlah, selalu ada solusi di balik setiap masalah hidup. Paket Masalah Kalau kita tafakuri, masalah dan solusi yang Allah berikan ini, ada tiga paket. Pertama , paket “hemat”. Masalah Allah berikan kepada kita, solusipun Allah berikan pada kita. Artinya, begitu ada masalah ktia akan ...

Besar Mana Belanja Untuk Dunia dan Belanja Untuk Akhirat?

Gambar
Saat kita mendengar kata harta, maka asumsi orang biasanya tertuju pada orang-orang kaya. Padahal sejatinya apapun yang saat ini dimiliki itu adalah harta. Karena, definisi harta tidak terikat dengan kuantitas kepemilikannya. Sandal jepit yang saat ini kita miliki adalah harta. Pakaian yang saat ini kita pakai adalah harta. Alat-alat rumah tangga yang saat ini ada di rumah kita itu semuanya harta: bagus tidak bagus, banyak sedikit, baru atau lama. Uang yang kita miliki saat ini adalah harta. Apa poinnya? Harta kita yang sekarang ada di tangan kita sudahkah menjadi alat/kendaraan surga? Pertanyaan ini bukan pertanyaan yang harus dijawab. Tetapi, ditafakuri dalam rangka muhasabah diri. Selanjutnya ada   pertanyaan kedua. Selama kita belanja, besar mana belanja untuk dunia dan belanja untuk akhirat? Inipun tidak perlu dijawab lisan. Hanya untuk bahan tafakur dalam rangka muhasabah diri. Kenapa hal ini diangkat? Pertama, kita harus sadar bahwa dunia ini bukan m...

Majelis Youtube v.s. Majelis Ilmu (?)

Gambar
Di era digital ini akses-akses informasi sangat mudah didapat. Untuk mencari sesuatu orang dengan sangat mudah tinggal search di mesin pencari dan eng ing eng… banyak link yang dihidangkan oleh mesin tersebut. Tinggal klik, dapatlah apa yang sedang dicari. Termasuk dalam hal ini adalah akses mengenai ilmu agama. Untuk mendapatkan suatu hukum dalam agama baik terkait perkara ushul maupun furu’, tidak sedikit orang bertanya kepada “Ustadz Google”. Dan, dalam hitungan detik (jika arus internetnya cepat), “Sang Ustadz” memberikan jawaban beragam. Seketika itu juga orang kemudian mendapatkan materi yang dimaksud. Salah satu yang sangat digandrungi adalah media digital bernama Youtube. Di dalamnya sangat banyak ceramah-dakwah para ustadz diupload. Mulai dari yang full durasinya sampai ada video yang dipotong-potong sesuai dengan poin yang akan didakwahkan si pengupload. Alhasil, tidak sedikit orang terinspirasi untuk hijrah melalui dakwah yang ditampilkan di Youtube ini. ...

Gentos Taman Dilan Ku Taman Emil - Surat Terbuka Kanggo Gupernur Jawa Barat Kang Emil

Gambar
Surat terbuka kangge kang Ridwan Kamil Kahatur kanggo kang Emil (Ridwan Kamil), gupernur Jawa Barat nu ku sim kuring dipihurmat. Kang Emil, Nguping akang bade ngadamel taman Dilan, saharita sim kuring ngangres kacida. Sanes kunanaon, teu kusabab simkuring ngaraos asa pahiri hiri ka Dilan, tokoh rekaan jieunan mang Pidi Baiq, nanaonan kang, supados naon? Supados nonoman jabar niron paripolahna Dilan? Kang Emil, Tangtos akang uninga, ka sababaraha tokoh ti Jawa Barat anu kawentar tur lebet kana kategori "legendaris", malihan tiasa disebat: legenda hidup. Diantawisna aya: alm. ki dalang Asep Sunandar Sunarya, alm. Kang Ibing (Rd. Kusmayatna), alm. Kang Darso (Hendarso).  Pami kenging usul, langkung sae salahsawios aranjeunna nu didamelkeun janten nami taman, tinimbang Dilan. Kang Emil,  Simkuring kirang patos uninga, tinimbangan naon nu nyababkeun akang toh-tohan pisan kana tokoh Dilan, dugika namina dijantenkeun nami taman, tur dugika aya 'hari...