Diari Ilmu #1 - Pahala Tetap Didapat Seperti Biasa, Meski Tidak Beramal Sebagaimana Biasa


Jika saat ini, ibadah Ramadhan kita terhalang oleh wabah virus covid-19, yang biasanya kuliah shubuh sekarang tidak, yang biasanya tarawih di masjid sekarang tarawihnya di rumah bersama keluarga, dan ibadah Ramadhan lainnya; jangan khawatir pahal akan tetap didapat sebagaimana biasa kita melaksanakannya.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa ketika kita sudah mendawamkan sebuah amal, kemudian kita terhalang untuk melakukannya sebagaimana biasa, pahala insyaallah akan didapat sebagaimana biasa kita melaksanakan amal tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا
“Jika seorang hamba sakit atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana dia mengamalkan ketika muqim (berada di daerah tempat tinggal) dan ketika sehat.” (HR. Bukhari).



Hadits tersebut posisinya diletakkan oleh Imam Bukhari dalam sebuah bab yang diberi judul:

يُكْتَبُ لِلْمُسَافِرِ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ فِى الإِقَامَةِ
“Dicatat bagi musafir pahala seperti kebiasaan amalnya saat mukim.”

Mengomentari hadits tersebut, Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan:

وَهُوَ فِي حَقّ مَنْ كَانَ يَعْمَل طَاعَة فَمُنِعَ مِنْهَا وَكَانَتْ نِيَّتُهُ لَوْلَا الْمَانِعُ أَنْ يَدُوْمَ عَلَيْهَا
“Hadits di atas merupakan penjelasan hak (pahala) bagi orang yang (biasa) melakukan ketaatan kemudian terhalang untuk melakukannya, padahal ia sudah punya niat kalaulah tidak ada yang menghalangi pastilah dia akan mendawamkannya.”


Demikian syarah (penjelasan) dari Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani bahwa ketika amal sudah dawam dan suatu saat kita terhalang untuk melakukannya entah itu karena safar, sakit atau musibah lainnya termasuk dalam konteks hari ini adalah wabah virus corona (covid-19), maka pahala amal kita adalah pahala sebagaimana kita beramal secara dawam.

Wallahu a’lam

Abiena Yuri (FB)


Video Kajiannya Bisa Dilihat DISINI.

Jumat, 1 Ramadhan 1441 H/24 April 2020 M

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Empat Tanda Memeroleh Kebaikan Dunia dan Akhirat

Berhutang Allah Lunaskan, Menagih Hutang Allah Rahmati

Rezeki Allah Antarkan

Motivasi Hidup dan Psikologi Hutang

Puncak Tawadhu: Meletakkan Diri Di Bawah Orang Yang Lebih Rendah Dalam Kenikmatan